Jakarta Jadi Tuan Rumah PON 2028, Pramono Pastikan Fasilitas Olahraga Siap

Jakarta resmi terpilih menjadi tuan rumah PON 2028 bersama NTB dan NTT, dengan jaminan fasilitas olahraga yang sangat memadai dan lengkap.
Kesiapan Infrastruktur Jakarta untuk PON 2028
Pemilihan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah ajang olahraga terbesar di Indonesia, Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, telah memberikan sinyal positif bagi perkembangan olahraga nasional. Bekerja sama dengan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), Jakarta akan memegang peran krusial dalam menyukseskan perhelatan akbar ini.
Menanggapi penunjukan tersebut, Gubernur Jakarta, Pramono, menyatakan optimisme tinggi terkait kesiapan infrastruktur di ibu kota. Ia menegaskan bahwa Jakarta memiliki kelengkapan fasilitas olahraga yang mumpuni untuk menyelenggarakan berbagai cabang kompetisi dengan standar tinggi. Kesiapan ini mencakup berbagai sarana, mulai dari stadion utama hingga fasilitas pendukung lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.
Kolaborasi Antarwilayah dalam Penyelenggaraan
Penyelenggaraan PON 2028 yang melibatkan tiga wilayah—Jakarta, NTB, dan NTT—merupakan langkah strategis untuk memeratakan kemajuan olahraga di Indonesia. Dengan pembagian tugas ini, diharapkan beban penyelenggaraan dapat terbagi dengan baik, sekaligus memperkenalkan potensi daerah masing-masing kepada peserta dari seluruh penjuru negeri.
- Jakarta sebagai pusat infrastruktur olahraga modern di Indonesia.
- NTB dan NTT yang diharapkan mampu menunjukkan kemajuan fasilitas olahraga di wilayah timur.
- Sinergi antarprovinsi untuk menjamin kenyamanan atlet dan delegasi.
Pramono menekankan bahwa fokus utama pemerintah provinsi saat ini adalah memastikan seluruh fasilitas yang ada tidak hanya lengkap secara kuantitas, tetapi juga berkualitas secara kualitas. Hal ini penting agar para atlet dapat bertanding dalam kondisi yang optimal dan memenuhi standar internasional.
Dampak Positif bagi Jakarta
Selain sebagai ajang kompetisi atlet, menjadi tuan rumah PON 2028 juga diprediksi akan memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi Jakarta. Peningkatan penggunaan fasilitas publik, revitalisasi area olahraga, serta potensi kunjungan wisatawan dan delegasi akan memberikan stimulus bagi sektor jasa dan pariwisata di ibu kota. Pemerintah terus berkomitmen untuk mempersiapkan segala aspek teknis guna menyambut momentum besar ini pada tahun 2028 mendatang.

/data/photo/2025/08/25/68ac0cfce9a39.jpg)

/data/photo/2025/11/26/69265a821806d.jpg)